Renungan di Ujung Ramadhan

16 October 2006 at 7:31 pm | In Taujih | 3 Comments

Ya Allah, kaki ini meniti lemah anak tangga diantara gelap masjid-Mu. Malam ini sudah masuk 10 malam terakhir Ramadhan, malam ke-24 dari untaian malam berkah.
Hati berseru takbir dengan kepalan jari-jari lemas terurai lagi. Ya Allah ijinkanlah aku menjumpaimu pada malam-malam terakhir ini, setelah sekian malam aku hanya bergulat dengan dunia. Seharian aku dikejar amanah pekerjaan dan mengurusi keluarga, yang semakin menghabiskan waktuku.
Bahkan aku terpaksa harus “i’tikaf” di kantor mengingat target pekerjaan yang tak mengenal toleransi. Malam ini, aku ingin bercumbu penuh khusuk dengan-Mu, dengan tubuh diselimuti gigil ngilu.
Bacaan Al-Qur’anku tertinggal waktu. Malu pada jam yang tetap istiqomah berputar, tapi amalanku tak pernah mau untuk istiqomah berjalan. Tarawih dan Qiyamu Lail semau gue, apakah Engkau terima ya Rabb ? hanya Engkau yang maha menentukan hasil dari semua usaha, aku tak sanggup mendengarkan hasil perhitunga-Mu saat ini.
Amalanku yang dijejali riya’ semoga Engkau ampuni. Berapa kali shadaqohku?
Ah lagi-lagi aku malu pada kotak shodaqoh, pada tangan kanan kiri yang selalu melihat ketika kurogoh uang saku. Yang kumasukkan hanya secarik uang kertas yang paling kecil dan lusuh.
Ramadhan kali ini menyisakan sayatan pilu di ruhaniku. Aku tak mampu menghisab diri dari kebaikan dan keburukan, dari amalan dan dosa, apalagi dari ikhlas dan riya’.
Bukan terlalu banyak, tapi terlalu kecil dan tak ter-indera. Semuanya aku kembalikan pada-Mu, 23 hari kulewati tanpa makna secuil pun yang tergores di kalbu. Bukan ini mauku … Bukan ini tujuanku …
Tapi inilah yang sudah kudapat sampai saat ini … Sebuah keterlambatan …
Ya Allah, terangkanlah padaku tentang makna keterlambatan. Semuanya sudah berjalan jauh, tapi aku masih berlari kecil di tempat. Lelah ini kulahap sendiri. Ingin rasanya berlari sekencang mungkin untuk menyusul mereka yang telah jauh.
Ya Allah, berikanlah hamba keluangan dan kesempatan untuk menangis di pangkuan-Mu, untuk mengejar keterlambatan ini.
Ya Allah, ijinkanlah hamba-Mu ini memulai lagi. Merangkai malam-malam sunyi menjadi parade dzikir untuk-Mu. Mencuci diri dari noda, yang entah dari mana harus kumulai membersihkannya. Merangkak menggapai maghfirah-Mu.
Ramadhan masih tersisa beberapa hari lagi. Dan masih ada Lailatul Qadar yang senantiasa menunggu jelmaan manusia-manusi yang Dia ridhoi.
Aku sangat menyadari betapa tidak pantasnya diri ini menerima anugerah-Mu itu. Tapi, apakah salah jika manusia dungu dan hina ini menginginkan syurga-Mu ya Rabb? …
Ya Allah … Ya Rabb … ijinkanlah aku menapaki keterlambatan dengan beribu semangat juang.
Agar aku bisa sampai kehadirat-Mu seperti juga mereka yang telah sampai mendahuluiku.
Ijinkanlah aku mendapatkan anugerah Lailatul Qadar-Mu. Mungkin untuk yang pertama kali, dan mungkin untuk sekali-kalinya dalam hidup ini.
Karena aku tidak tahu apakah tahun depan bisa berjumpa Ramadhan lagi dan berjuang bersama mendapaat anugerah-Mu itu.

Dari sebuah sumber … yang menggores kalbu.

1 Tamparan untuk 3 Pertanyaan

16 October 2006 at 7:29 pm | In Taujih | 2 Comments

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri,
kembali ke tanah
air.
Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya
untuk mencari
seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa
menjawab 3
pertanyaannya.
Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang
tersebut, seorang kiyai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab
pertanyaan-pertanya an saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan
menjawab
pertanyaan anda.

Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai
orang yang pintar
tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:
1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan
kepada saya 2.Apakah
yang dinamakan takdir 3.Kalau syaitan diciptakan dari
api kenapa
dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak
menyakitkan buat
syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah
Tuhan tidak
pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi
dengan keras.

Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah
kepada saya?
Kiyai : Saya tidak marah.Tamparan itu adalah jawaban
saya atas 3
pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.

Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kiyai : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda : Ya!
Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!

Pemuda : Saya tidak bisa.
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama.kita semua
merasakan
kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar
oleh saya?
Pemuda : Tidak.

Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima
tamparan dari
saya hari ini?
Pemuda : Tidak.

Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.

Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan
untuk menampar anda?
Pemuda : Kulit.

Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda : Kulit.

Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit.

Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka
juga terbuat dari
api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi
tempat yang
menyakitkan untuk syaitan.

Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu
wata’ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah
bila diamalkan, salah satu
pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu
kepada yang
membutuhkan.

Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena
jika Allah Subhanahu wata’ala berkehendak ilmu itu
akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak
tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah
ilmu itu sebatas yang engkau mampu.

Weblogic and Birt Problem

5 October 2006 at 8:28 am | In Java | 2 Comments

Hampir setengah harian mencari solusi untuk menyelesaikan problematika ini L. Birt merupakan salah satu tools untuk membuat report atau dikenal dengan Report Engine. Bisa dilihat dengan klik link ini

http://www.eclipse.org/birt/phoenix/tutorial/basic/index.php. Klo weblogic server itu fungsinya mirip dengan apache web server (blum begitu paham juga sih). Nah ada masalah ketika menggunakan keduanya dalam aplikasi web. Error yang bakal terjadi seperti ini :

java.lang.LinkageError: loader constraints violated when linking org/mozilla/javascript/Scriptable classat org.eclipse.birt.report.engine.api.impl.ReportEngine.registerBeans(ReportEngine.java:174)at org.eclipse.birt.report.engine.api.impl.ReportEngine.setupScriptScope(ReportEngine.java:121)at org.eclipse.birt.report.engine.api.impl.ReportEngine.(ReportEngine.java:87)at org.eclipse.birt.report.engine.api.impl.ReportEngineFactory.createReportEngine(ReportEngineFactory.java:13)at org.eclipse.birt.report.service.ReportEngineService.setEngineContext(Unknown Source)at org.eclipse.birt.report.service.BirtViewerReportService.setContext(Unknown Source)at org.eclipse.birt.report.servlet.BirtEngineServlet.__getContext(Unknown Source)at org.eclipse.birt.report.servlet.BaseReportEngineServlet.doGet(Unknown Source)at javax.servlet.http.HttpServlet.service(HttpServlet.java:740)at org.apache.axis.transport.http.AxisServletBase.service(AxisServletBase.java:327)at javax.servlet.http.HttpServlet.service(HttpServlet.java:853)at weblogic.servlet.internal.ServletStubImpl$ServletInvocationAction.run(ServletStubImpl.java:1006)at weblogic.servlet.internal.ServletStubImpl.invokeServlet(ServletStubImpl.java:419)at weblogic.servlet.internal.ServletStubImpl.invokeServlet(ServletStubImpl.java:315)at weblogic.servlet.internal.WebAppServletContext$ServletInvocationAction.run(WebAppServletContext.java:6718)at weblogic.security.acl.internal.AuthenticatedSubject.doAs(AuthenticatedSubject.java:321)at weblogic.security.service.SecurityManager.runAs(SecurityManager.java:121)at weblogic.servlet.internal.WebAppServletContext.invokeServlet(WebAppServletContext.java:3764)at weblogic.servlet.internal.ServletRequestImpl.execute(ServletRequestImpl.java:2644)at weblogic.kernel.ExecuteThread.execute(ExecuteThread.java:219)at weblogic.kernel.ExecuteThread.run(ExecuteThread.java:178).  

Ketika menggunakan BIRT sbg report engine, jangan lupa untuk melakukan perubahan pada file web.xml, seperti panduan dalam installasi BIRT. Di bawah ini contoh isi web.xml yang sudah digabung untuk pemakaian framework struts :

<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?> 

<!DOCTYPE web-app    PUBLIC “-//Sun Microsystems, Inc.//DTD Web Application 2.3//EN”    “http://java.sun.com/dtd/web-app_2_3.dtd”><web-app> 

  <display-name>Cardio Re-Engineering</display-name>  <description>Cardio Re-Engineering Application Demo</description> 

  <context-param>    <param-name>BIRT_VIEWER_LOCALE</param-name>    <param-value>en-US</param-value>  </context-param> 

  <context-param>    <param-name>BIRT_VIEWER_WORKING_FOLDER</param-name>    <param-value></param-value>  </context-param> 

  <!– If usr can only access the reprot under working folder. Default is true –>  <context-param>    <param-name>WORKING_FOLDER_ACCESS_ONLY</param-name>    <param-value>false</param-value>  </context-param> 

  <!– Absolute downloaded image/chart directory. Default to ${birt home}/report/images –>  <context-param>    <param-name>BIRT_VIEWER_IMAGE_DIR</param-name>    <param-value></param-value>  </context-param> 

  <!– Absolute engine log directory. Default to ${birt home}/logs –>  <context-param>    <param-name>BIRT_VIEWER_LOG_DIR</param-name>    <param-value></param-value>  </context-param> 

  <!– Report engine log level –>  <context-param>    <param-name>BIRT_VIEWER_LOG_LEVEL</param-name>    <param-value>OFF</param-value>  </context-param> 

  <!– Absolute directory to store all birt report script libraries (JARs). Default to ${birt home}/scriptlib –>  <context-param>    <param-name>BIRT_VIEWER_SCRIPTLIB_DIR</param-name>    <param-value></param-value>  </context-param>    <!– Absolute resource location directory. –>  <context-param>    <param-name>BIRT_RESOURCE_PATH</param-name>    <param-value></param-value>  </context-param> 

  <!– Preview report max rows limited. –>  <context-param>    <param-name>BIRT_VIEWER_MAX_ROWS</param-name>    <param-value></param-value>  </context-param> 

  <!– Viewer Servlet Context Listener –>  <listener>    <listener-class>org.eclipse.birt.report.listener.ViewerServletContextListener</listener-class>  </listener> 

<servlet>    <servlet-name>action</servlet-name>    <servlet-class>org.apache.struts.action.ActionServlet</servlet-class>    <init-param>      <param-name>config</param-name>      <param-value>/WEB-INF/struts-config.xml</param-value>    </init-param>    <init-param>      <param-name>debug</param-name>      <param-value>2</param-value>    </init-param>    <init-param>      <param-name>detail</param-name>      <param-value>2</param-value>    </init-param>    <load-on-startup>2</load-on-startup>  </servlet>      <servlet>      <servlet-name>ViewerServlet</servlet-name>      <servlet-class>org.eclipse.birt.report.servlet.ViewerServlet</servlet-class>    </servlet>      <servlet>      <servlet-name>EngineServlet</servlet-name>      <servlet-class>org.eclipse.birt.report.servlet.BirtEngineServlet</servlet-class>    </servlet>      <servlet-mapping>      <servlet-name>ViewerServlet</servlet-name>      <url-pattern>/frameset</url-pattern>    </servlet-mapping>        <servlet-mapping>      <servlet-name>EngineServlet</servlet-name>      <url-pattern>/run</url-pattern>    </servlet-mapping>      <servlet-mapping>      <servlet-name>EngineServlet</servlet-name>      <url-pattern>/download</url-pattern>    </servlet-mapping>      <servlet-mapping>      <servlet-name>EngineServlet</servlet-name>      <url-pattern>/parameter</url-pattern>  </servlet-mapping>   

  <servlet-mapping>    <servlet-name>action</servlet-name>    <url-pattern>*.do</url-pattern>  </servlet-mapping> 

  <session-config>    <session-timeout>30</session-timeout>  </session-config> 

  <welcome-file-list>    <welcome-file>index.jsp</welcome-file>  </welcome-file-list> 

  <taglib>    <taglib-uri>struts-bean</taglib-uri>    <taglib-location>/WEB-INF/tld/struts-bean.tld</taglib-location>  </taglib> 

  <taglib>    <taglib-uri>struts-html</taglib-uri>    <taglib-location>/WEB-INF/tld/struts-html.tld</taglib-location>  </taglib> 

  <taglib>    <taglib-uri>struts-logic</taglib-uri>    <taglib-location>/WEB-INF/tld/struts-logic.tld</taglib-location>  </taglib>    <!–   <security-constraint>    <web-resource-collection>      <web-resource-name>        Restrict access to JSP pages      </web-resource-name>      <url-pattern>*.jsp</url-pattern>    </web-resource-collection>    <auth-constraint>      <description>        With no roles defined, no access granted      </description>    </auth-constraint>  </security-constraint>   –>  </web-app> 

 

Problem di atas disebabkan karena class loading, masalahnya … gmn cara merubah Class loader mode dalam WL(weblogic) Server, sehingga Application class diload pertama kali, dalam hal ini adalah BIRT. Meski solusi yang akan dijelaskan di bawah ini bukan solusi yang bagus, karena harus di set manual, bukan pada file konfigurasinya. Moga ada yg mo kasih solusi yang lebih baik dari ini.

Salah satu solusi yaitu dengan melakukan perubahan pada weblogic.xml

Set tag <prefer-web-inf-classes> menjadi false. Di bawah ini contoh isi file weblogic.xml

<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?>   <!DOCTYPE weblogic-web-app     PUBLIC “-//BEA Systems, Inc.//DTD Web Application 7.0//EN”     “http://www.bea.com/servers/wls700/dtd/weblogic700-web-jar.dtd” ><weblogic-web-app> 

  <container-descriptor>    <prefer-web-inf-classes>false</prefer-web-inf-classes>  </container-descriptor>    <context-root></context-root>

</weblogic-web-app>

Setelah melakukan perubahan itu, masih muncul error :

java.lang.NoSuchMethodError: org.mozilla.javascript.ImporterTopLevel.initStandardObjects(Lorg/mozilla/javascript/Context;Z)Vat org.eclipse.birt.core.script.ScriptContext.(ScriptContext.java:81) at org.eclipse.birt.core.script.ScriptContext.(ScriptContext.java:68) at org.eclipse.birt.report.engine.executor.ExecutionContext.(ExecutionContext.java:297)at org.eclipse.birt.report.engine.api.impl.EngineTask.(EngineTask.java:132) at org.eclipse.birt.report.engine.api.impl.GetParameterDefinitionTask.(GetParameterDefinitionTask.java:85) at org.eclipse.birt.report.engine.api.impl.ReportEngineHelper.createGetParameterDefinitionTask(ReportEngineHelper.java:254) at org.eclipse.birt.report.engine.api.impl.ReportEngine.createGetParameterDefinitionTask(Re … 

Solusinya dengan menambah js.jar ke dalam classpath sebelum starting weblogic. Klo di myeclipse, tinggal tambah jar di menu window>preference trus di pilih MyEclipse>Application Server>WebLogic 8>Paths Klik button Add JAR/ZIP di prepend to classpath. Dengan catatan Anda telah merubah konfigurasi WebLogic 8. Atau bisa juga ditambahkan pada startWebLogic.sh

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.